|
GENERAL
INFORMATION |
|
|
DAILY
ACTIVITIES
|
|
|
|
|
|
|
|
Yahoo Messenger
click
here |
|
|
|
|
 |
Nusa Tenggara
Barat
Nusa Teggara Barat Terletak di antara; sebelah timur
Pulau Bali dan sebelah barat Nusa Tenggara Timur.West
nusa Tenggara terdiri dua pulau besar, seperti Pulau
Lombok dan Pulau Sumbawa, dan juga di kelilingi pulau
pulau kecil yang di sebut Gili. Terletak di antara 115
derajat - 119 derajat Bujur Timur, dengan luas 20,153
squer Kilometer, dan ber ibu kota Maratam ( di Pulau
Lombok ). Dengan Jumlah penduduk sekitar 3,7 juta,
sebagian besar di antaranya ialah sasaks.
Bagian-bagian utama pulau terdiri atas pegunungan yang
diliputi dengan hutan. Pantai utara dan selatan diliputi
dengan padang rumput gersang yang cocok untuk pembiakan
ternak dan kuda. Kondisi alami dipengaruhi oleh iklim
angin musim.Dari Oktober sampai Maret merupakan Musih
Hujan dan dari April sampai September, musim kering.
Suhu rata-rata di antara 21-33 Celsius.
Lombok dan Sumbawa dikenal sebagai gudang daerah padi.Di
wilayah dekat hutan,orang lebih suka menampung produk
hutan seperti timbar dan rotan.Sumber penghasilan lain
adalah jus pohon palem untuk membuat gula aren.Di
samping itu, orang hidup dari bertani, memancing,
berburu, dan mengangkat garam atau membuat berbagai alat
dari daun atau rotan.
Karena pengaruh tradisi tua masih kuat maka penduduk
setempat masih melakukan upacara pribadi untuk
memperingati tahap penting di siklus hidup manusia,
seperti kelahiran, kedewasaan dan kematian.
Lombok
Lombok, menarik tidak hanya karena peralihan di antara
Indonesia’s Asia dan Australia fauna dan flora zona-
atau yang dikenal sebagai garis Wallace, tetapi
dikarenakan oleh dandanan kebudayaan yang memikat,dan
berbagai elemen pencampuran kebudayaan itu sendiri.
Lombok di kenal dengan " putri cantik yang terTidur".
para pengunjung dari eropa menggambarkannya sebagai "desa
perdana yang muda dan yang manis " jika dipandang dari
pojok mata yang gemerlapan. Di satu hal, Lombok
kelihatannya seperti Bali 50 tahun yang lalu.Ini
disebabkan bahwa pada akhir abad ke-17 banyak orang bali
yang berdatagan ke lombok dan masing-masing mempunyai
kebudayaan dan peninggalan etniknya sendiri.
Kebudayaan Lombok dengan kuat dipengaruhi oleh elemen
dari luar, khususnya dari Bali, Jawa (majapahit) dan Goa.
pola hiasan elemen Asing meliputi, di antaranya, lewat
keramik Cina dari periode Dynasty Ming .
Pengaruh kebudayaan Sumbawa dan bima dipantulkan di
rumah tradisional, pakaian, upacara tradisional dan
kepercayaan.
Agama
Sebagian besar penduduk pulau Lombok terutama suku Sasak
menganut agama Islam. Agama kedua terbesar yang dianut
di pulau ini adalah agama Hindu, yang dipeluk oleh para
penduduk keturunan Bali yang berjumlah sekitar 15% dari
seluruh populasi di sana. Penganut Kristen, Buddha dan
agama lainnya juga dapat dijumpai, dan terutama dipeluk
oleh para pendatang dari berbagai suku dan etnis yang
bermukim di pulau ini.
Di Lombok Barat bagian utara, tepatnya di daerah Bayan,
terutama di kalangan mereka yang berusia lanjut, masih
dapat dijumpai para penganut aliran Islam Wetu Telu (waktu
tiga). Tidak seperti umumnya penganut ajaran Islam yang
melakukan shalat lima kali dalam sehari, para penganut
ajaran ini mempraktikan shalat wajib hanya pada tiga
waktu saja. Konon hal ini terjadi
karena penyebar Islam saat itu mengajarkan Islam secara
bertahap dan karena suatu hal tidak sempat
menyempurnakan dakwahnya.
Sejarah
Menurut isi Babad Lombok, kerajaan tertua yang pernah
berkuasa di pulau ini bernama Kerajaan Laeq (dalam
bahasa sasak laeq berarti waktu lampau), namun sumber
lain yakni Babad Suwung, menyatakan bahwa kerajaan
tertua yang ada di Lombok adalah Kerajaan Suwung yang
dibangun dan dipimpin oleh Raja Betara Indera. Kerajaan
Suwung kemudian surut dan digantikan oleh
Kerajaan Lombok. Pada abad ke-9 hingga abad ke-11
berdiri Kerajaan Sasak yang kemudian dikalahkan oleh
salah satu kerajaan yang berasal dari Bali pada masa itu.
Beberapa kerajaan lain yang pernah berdiri di pulau
Lombok antara lain Pejanggik, Langko, Bayan, Sokong
Samarkaton dan Selaparang.
Kerajaan Selaparang sendiri muncul pada dua periode
yakni pada abad ke-13 dan abad ke-16. Kerajaan
Selaparang pertama adalah kerajaan Hindu dan
kekuasaannya berakhir dengan kedatangan ekspedisi
Kerajaan Majapahit pada tahun 1357. Kerajaan Selaparang
kedua adalah kerajaan Islam dan kekuasaannya berakhir
pada tahun 1740 setelah ditaklukkan oleh gabungan
Kerajaan Karang Asem dari Bali dan Arya Banjar Getas
yang merupakan keluarga kerajaan yang berkhianat
terhadap Selaparang karena permasalahan dengan raja
Selaparang.
Pariwisata
Lombok dalam banyak hal mirip dengan Bali, dan pada
dasawarsa tahun 1990-an mulai dikenal wisatawan
mancanegara. Namun dengan munculnya krisis moneter yang
melanda Indonesia pada akhir tahun 1997 dan
krisis-krisis lain yang menyertainya, potensi pariwisata
agak terlantarkan. Lalu pada awal tahun 2000 terjadi
kerusuhan antar-etnis dan antar agama di seluruh Lombok
sehingga terjadi pengungsian besar-besaran kaum
minoritas. Mereka terutama mengungsi ke pulau Bali.
Namun selang beberapa lama kemudian situasi sudah
menjadi kondusif dan mereka sudah kembali. Pada tahun
2007 sektor pariwisata adalah satu-satunya
sektor di Lombok yang berkembang. |
|
| |
|
MORE INFORMATION
CV. RINJANI CLUB Tour &
Travel Service
Jl. Raya Senggigi Km. 08,
Senggigi 83355, lombok indonesia
Tel: +62 370 693 202, Fax:
+62 370 693 860, Mobile/SMS: +62 81 7573 0415
Email:
anaklombok@gmail.com
Supported by:
RINJANI TREKKING
CLUB
NO ROAD EXPEDITION
- AUSTRALIA |
|
|